PENA DAKWAH

sumber informasi dakwah untuk para muslim

Hatiku


Beribu hal yang terkadang memiriskan hati
Kepekaan hatiku mengalahkan diriku
Banyak hal yang membuat hati ini untuk berpaling
Tapi apakah itu merupakan solusi

Kurasakan banyak yang amat tidak berkenang
Tapi ku tetap tegar
Berusaha menepis semua yang merisaukan hati
Menenangkan hati yang terkadang sedih
Karena ku yakin inilah yang terbaik

Ini adalah pilihan hidupku
Pilihan Allah yang ditujukan padaku
Kesyukurankupun menjadi tak terbatas
Mengharap keistikomahan dan janji Allah akan Syurganya
Ya… Robbi
Yang Maha membola-balikkan hati
Teguhkanlah jalanku diatas Dien_Mu


Created By_Sumayyah

Salam redaksi

Assalamu Alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Khaifa khaluk ukhtifillah ???
Kini kami kembali lagi dengan rubrik-rubrik yang pastinya lebih menarik lagi. Edisi ini merupakan edisi yang kedua yang akan memberikan info tentang “ Penyakit Hati”. Ternyata penyakit hati tidak hanya mewabah dikalangan orang awam, tetapi juga tidak dipungkiri sering menghampiri para aktifis, apalagi bagi kita yang hidup berjamaah dalam satu pandokan seperti di Sekret. Pasti sering terjadi perbedaan, TETAPI yang namanya orang yang sudah berilmu apalagi aktifis harus benar-benar mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan. Nach semoga hal-hal yang didapatkan disini benar-benar bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa menjadikan benteng bagi diri kita agar menjadi sosok akhwat yang Paling Lapang Dadanya. Amin………
(Banyak-banyak berdoa ukhtifillah dan Selamat Menyimak )

Salam redaksi

Assalamu Alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Khaifa khaluk ukhtifillah ???
Kini kami kembali lagi dengan rubrik-rubrik yang pastinya lebih menarik lagi. Edisi ini merupakan edisi yang kedua yang akan memberikan info tentang “ Penyakit Hati”. Ternyata penyakit hati tidak hanya mewabah dikalangan orang awam, tetapi juga tidak dipungkiri sering menghampiri para aktifis, apalagi bagi kita yang hidup berjamaah dalam satu pandokan seperti di Sekret. Pasti sering terjadi perbedaan, TETAPI yang namanya orang yang sudah berilmu apalagi aktifis harus benar-benar mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan. Nach semoga hal-hal yang didapatkan disini benar-benar bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa menjadikan benteng bagi diri kita agar menjadi sosok akhwat yang Paling Lapang Dadanya. Amin………
(Banyak-banyak berdoa ukhtifillah dan Selamat Menyimak )

Melejitkan Potensi Diri, Meraih Kesempurnaan


Manusia itu memiliki dua potensi kekuatan ilmiah nazhariyah (pengetahuan dan pemikiran), kekuatan ‘amaliah iradiyah (perbuatan dan kehendak). Kebahagiaan yang sempurna bagi manusia sangat tergantung pada penyempurnaan kedua kekuatan ini.
Kiat menyempurnakan kekuatan Ilmiah
Cara untuk menyempurnakan kekuatan ilmiah hanya bisa dilakukan dengan:
• Mengenali Zat yang telah menciptakan dirinya, Nama-nama dan Sifat-sifatNya.
• Mengetahui jalan yang bisa mengantarkan kepada-Nya.
• Harus mengenali dirinya sendiri.
• Mengetahui aib-aib yang dimilikinya.
Dengan lima pengetahuan ilmiah seorang manusia akan bisa memperoleh kesempurnaan kekuatan ilmiah. Orang yang paling berilmu adalah orang yang paling mengerti dan paling paham tentang-Nya.
Kiat menyempurnakan kekuatan amaliah
Untuk menyempurnakan kekuatan amaliah iradiyah hanya bisa diraih dengan menjaga hak-hak Allah Subhana wa ta’ala yang harus ditunaikan hamba (tauhid dan taat) dan menegakkannya dengan ikhlas, shidq (jujur dan benar), penuh nasihat, ihsan, mutaba’ah (mengikuti tuntunan)
dan menyadari serta mengakui karunia Allah kepada dirinya, menyadari kekurangan dirinya dalam menuanaikan hak-hakNya. Sehingga dia pun merasa malu menghadap-Nya dengan pengabdian (yang kurang) seperti itu karena dia menyadari bahwa pengabdiannya itu belum bisa memenuhi hak-hak-Nya sebagaimana seharusnya, bahkan jauh sekali di bawah semestinya.

Tanpa Pertolongan Allah itu tak mungkin diraih

Tidak mungkin seorang manusia menempuh jalan untuk menyempurnakan kedua kekuatan ini kecuali dengan pertolongan Allah. Allahlah yang memberikan hidayah kepadanya menuju jalan yang lurus, jalan yang diajarkan Allah kepada wali-waliNya dan mereka mendapat keistimewaan dengan menempuhnya. Allahlah yang bisa menjuhkan dirinya dari melenceng keluar dari jalan tersebut. Penyimpangan dari jalan lurus itu bisa terjadi karena rusaknya kekuatan amaliahnya sehingga dia terjatuh dalam kesesatan. Ataujuga penyimpangan itu terjadi karena rusaknya kekuatan amaliahnya sehingga dia berhak mendapatkan murka.

Maka kesempurnaan dan kebahagiaan insane tidak mungkin tercapai kecuali dengan terkumpulnya seluruh perkara ini tadi (kekuatan ilmiah dan amaliah serta pertolongan Allah).

Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Murajaah: Ustadz Abu Saad

Ummu Waraqah

Beliau adalah putri dari Abdullah bin Al-Haris bin Uwaimar bin Naufal Al-Anshariyyah. Beliau dikenal dengan kunyah Ummu Waraqah binti Abdullah atau dikenal dengan Ummu Waraqah binti Naufal, dinisbahkan pada kakeknya.
Beliau termasuk wanita yang mulia dan yang paling mulia pada zamannya. Rasulullah sallallahu alaihi wassalam telah mengunjungi beliau beberapa kali dan beliau menjulukina dengan gelar Asy-Syahidah.
Beliau adalah seorang wanita yang memiliki ghirah tinggi terhadap Islam dan bercita-cita untuk mati syahid di jalan Allah dalam rangka meninggikan kalimat Allah. Oleh karena itu beliau tidak terhalang untuk berjihad bersama kaum muslimin dan mendapatkan pahala mujahidin. Tatkala Rasulullah sallallahu alaihi wasallam hendak berangkat perang Badar, Ummu Waraqah berkata kepada Rasulullah alaihi wasallam, “ Ya Rasulullah ijinkanlah aku ikut bersama anda, sehingga aku dapat mengobati orang-orang yang terluka di antara kalian, merawat orang yang sakit di antara kalian dan agar Allah mengaruniakan diriku syahadah.
Maka Rasulullah sallallahu alaihi wassalam bersabda:
“ Sesungguhnya Allah akan mengaruniai dirimu syahadah, tapi tinggallah kamu di rumahmu karena sesungguhnya engkau adalah syahidah. “
Beliau radiyallahu ‘anhu turut mengumpulkan Al-Qur’anul Karim, dan beliau adalah seorang wanita yang ahli dalam membaca Al-Qur’an. Oleh karena itulah Nabi memerintahkan beliau agar menjadi imam bagi para wanita di daerahnya. Dan Rasulullah sallallahu alaihi wassalam menyiapkan seorang muadzin bagi beliau.
Disebutkan dalam Al-Musnad dan As-Sunan dari hadist Abdurahman bin Khalad dari Ummu Waraqah mengatakan bahwa Rasulullah sallallahu alaihi wassalam mengunjungi beliau di rumahnya, kemudian memberikan seorang muadzin untuknya. Abdurahman berkata : “ Aku melihat muadzin tersebut seorang laki-laki yang sudah tua.
Begitulah, jadilah rumah Ummu Waraqah radiyallahu ‘anhu rumah Allah yang di sana ditegakkan shalat lima waktu. Alangkah terhormatnya seorang wanita yang menduduki posisi sebagaiman seorang wanita mukminah seperti Ummu Waraqah.
Ummu Waraqah senantiasa istiqomah dengan keadaannya yaitu menjaga syari’at-syari’at Allah hingga pada suatu ketika budak dari jariyahnya yang telah dijanjikan oleh beliau untuk dimerdekakan setelah beliau wafat, membunuh beliau. Tatkala pagi Umar Bin Khattab Rdiyallahu ‘Anhu berkata: “ Demi Allah aku tidak medengar suara bacaan bibiku Ummu Waraqah semalam. “ kemudian beliau memasuki rumahnya namun tidak melihat suatu apapun, kemudian beliau memasuki kamarnya ternyata beliau telah terbungkus dengan kain di samping rumah (yakni telah wafat). Umar berkata: “ Alangkah benar sabda Rasulullah sallallahu alaihi wassalam tatkala bersabda:
“marilah pergi bersama kami untuk mengunjungi wanita yang syahid”
Selanjutnya Umar radiyallahu ‘Anhu naik mimbar dan mengabarkan berita tersebut lantas berkata: “ Hadapkanlah dua budak tersebut kepadaku!” Maka didatangkanlah dua orang tersebut dan beliau menanyai keduanya dan mereka mengakui bahwa mereka berdua telah membunuhnya, maka beliau perintahkan agar kedua orang tersebut disalib, dan mereka berdualah yang pertamakali disalib di dalam islam.
Semoga Allah merahmati Ummu Waraqah, semoga Allah membalas semua kebaikannya, yang mana beliau adalah imam bagi para wanita di zamannya, amat sangat rindu untuk berjihad dengan harapan mendapat pahala mujahidin, akhirnya Allah-pun mengabulkan permohonannya dan mendapatka pahala mujahidin.

Sumber:
At Tibyan “ Mengenal Shahabiah Nabi sallallahu alaihi wassalam “ (pengarang Mahmud Al Istanbuli dan Musthafa Abu An Nashr Asy Syalabi)

salam redaksi

Bismillahirrohmani rrohim
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Gimana kabarnya ukhtifillah…?
Puji syukur senantiasa kita haturkan atas kehadirat Allah azza wajalla karena Alhamdulillah edisi ini adalah terbitan pertama dalam periode ini. Semoga semangat kita dari yang kemarin bisa bertambah, dan semoga semangat membaca antunna juga bisa ditingkatkan InsyaAllah.
Dan Alhamdulillah kita menjadi pilihan - pilihan Allah untuk menjadi mujahid - mujahidin yang InsyaAllah siap untuk menjalankan amanah kedepannya demi mewarnai pergerakan dakwah sekarang ini. Untuk itu dalam edisi ini, membahas tentang bagaimana kita bisa semangat dalam menjalankan dakwah ini. Baik itu di awal kepengurusan, pertengahan, maupun di akhir kepengurusan. InsyaAllah
Semoga isi rubrik ini bisa menambah tsaqofah bagi antunna sekalian untuk tetap semangat dan pastinya juga bisa menambah keistiqomahan kita dalam kerja-kerja dakwah nantinya.
Selamat menyimak……………..

salam redaksi

Bismillahirrohmani rrohim
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Gimana kabarnya ukhtifillah…?
Puji syukur senantiasa kita haturkan atas kehadirat Allah azza wajalla karena Alhamdulillah edisi ini adalah terbitan pertama dalam periode ini. Semoga semangat kita dari yang kemarin bisa bertambah, dan semoga semangat membaca antunna juga bisa ditingkatkan InsyaAllah.
Dan Alhamdulillah kita menjadi pilihan - pilihan Allah untuk menjadi mujahid - mujahidin yang InsyaAllah siap untuk menjalankan amanah kedepannya demi mewarnai pergerakan dakwah sekarang ini. Untuk itu dalam edisi ini, membahas tentang bagaimana kita bisa semangat dalam menjalankan dakwah ini. Baik itu di awal kepengurusan, pertengahan, maupun di akhir kepengurusan. InsyaAllah
Semoga isi rubrik ini bisa menambah tsaqofah bagi antunna sekalian untuk tetap semangat dan pastinya juga bisa menambah keistiqomahan kita dalam kerja-kerja dakwah nantinya.
Selamat menyimak……………..